Triwulan III, Kredit Macet bjb Turun 1,3 Persen

- Penulis

Senin, 8 November 2021 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Meski kondisi ekonomi tak menentu akibat pandemi Covid-19, bank bjb mampu mempertahankan Kinerjanya seperti Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet rendah.

Pada periode ini, NPL gross bank bjb mengalami penurunan secara year on year menjadi 1,3 persen dengan coverage ratio di level 161,6 persen.

Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, NPL gross bank bjb berada di angka 1,5 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan tersebut merupakan pencapaian yang baik mengingat NPL industri perbankan nasional masih berada pada level 3,35 persen per Oktober 2021. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,35 persen year on year.

‘bank bjb memiliki tingkat NPL yang terjaga dengan baik di triwulan ini. Angkanya berada cukup jauh di bawah NPL rata-rata industri perbankan nasional pada Triwulan III 2021,’ papar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi Senin 8 November 2021.

NPL di periode ini berhasil ditekan di rasio yang rendah bahkan ketika total kredit bank bjb tumbuh 6,9 persen year on year menjadi 94,73 triliun rupiah.

Masing-masing segmen kredit bank bjb menyumbang angka NPL yang terjaga baik pada Triwulan II 2021 ini.

Kredit KPR menyumbang 22 persen dari total nilai NPL bank bjb di periode ini. NPL kredit KPR menurun 1,6 persen year on year menjadi 3,4 persen.

Sementara segmen UMKM menyumbang 11% dari total nilai NPL bank bjb periode ini. NPL kredit UMKM mengalami penurunan menjadi 0,1 persen year on year menjadi 2,2 persen.

Selain itu, kredit segmen Komersial dan Konsumer masing-masing berkontribusi sebanyak 58 persen dan 10 persen dari total nilai NPL bank bjb di Triwulan III 2021 ini.

Tingkat NPL kredit komersial turun sebesar 1,1 persen year on year menjadi 3,4 persen.  Sementara NPL segmen Kosumer turun sebesar 0,01% year on year menjadi 0,19 persen.***

 

Komentari

Berita Terkait

Tampil Gemilang, Tim Taekwondo Jabar Sabet Juara Umum di Kejurnas Samarinda
Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:16 WIB

Tampil Gemilang, Tim Taekwondo Jabar Sabet Juara Umum di Kejurnas Samarinda

Minggu, 26 April 2026 - 11:04 WIB

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Berita Terbaru

Epriyanto Kasmuri kembali terpilih memimpin Perbasi Jabar dalam Musda ulang. PJ/Joel

FEATURED

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:04 WIB

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB