Waduh, PAD Garut Jeblok Rp 800 Miliar, Infrastruktur 2024 Bakal Terganggu Nih

- Penulis

Minggu, 19 November 2023 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Menyusul kondisi tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Garut yang dinilai carut marut sehingga menyebabkan defisit anggaran tahun anggaran 2024 mendatang.

Jebloknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun Dana Transfer ke Daerah (TKD), membuat anggaran jadi defisit hingga Rp 800 milyar. Sehingga dikhawatirkan pembangunan insfrastruktur 2024 akan terganggu.

Sementara efektifitas pencapaian Pendapatan Daerah tahun anggaran 2023 ini memasuki triwulan keempat justru mengalami menurun menjadi 86,63% dibanding tahun anggaran 2022 yang mencapai 98,38%.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini terjadi di Kabupaten Garut kali pertama dalam sejarah selama kepemimpinan satu dekade Bupati Garut Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Helmy Budiman.

Ketua DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut, Dudi Supriadi mengungkapkan, penurunan PAD Kabupaten Garut pada tahun 2019 mencapai Rp 486.565.326.730. Sementara PAD TA 2020 Rp.474.636.531.980.PAD TA 2021.Rp.560.783.376.918.PAD TA 2022 hanya mencapai Rp.486.038.766.410.

Disisi lain, target PAD tahun 2023 berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode kedua 2019-2024, pemerintah daerah mentargetkan sebesar Rp. 644.984.000.000 dan rekapitulasi Targetan PAD TA 2023 adalah sebesar Rp.531.027.000.000.

“Karena masih ada 2 bulan kedepan berapakah realisasi PAD 2023 kita tunggu sampai 31 Desember nanti, apakah targetan yang sudah dicanangkan itu tercapai atau tidak.” beber Dudi, Minggu 19 Nopember 2023.

Capaian target PAD yang dicanangkan 12 Persen pertahun sesuai RPJMD 2019-22024, kepemimpinan Bupati Rudi gunawan dan Helmi Budiman, realisasinya terus mengalami penurunan.

“Sebuah tantangan besar dimasa mendatang khususnya Penjabat Bupati atau Bupati dimasa mendatang bagaimana pemerintah daerah menggali berbagai potensi sumber -sumber pendapatan asli daerah agar bisa mandiri dalam urusan pembiayaan di daerah,” katanya.

Dikatakan, sumber- sumber pendapatan asli daerah dari berbagai sektor baik pajak daerah,retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

“Sudah harus dievaluasi dan rekalkulasi serta di analisa dan dihitung kembali potensi apa saja serta capaian targetnya. Salah satunya, dengan cara memperbaiki kelemahan baik SDM ,personil dan pelayan optimal serta kinerja pengawas inspekorat terkait implementsi aturan perundang dan peraturan daerah agar tak terulang kembali kebocoran anggaran. Disamping penegakan perda oleh Satpol PP,” ujar Dudi

Seperti pemberitaan online ini sebelumnya, jebloknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) membuat Pemkab Garut tidak bisa membangun infrastruktur pada 2024 mendatang. Jang

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB