Yonif 711/Rks Gelar Khitanan Massal

- Penulis

Sabtu, 6 April 2019 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Guna mewujudkan rekonsiliasi pasca konflik antara warga negeri (desa) Hualoy dan Latu, Satgas Yonif 711/Rks menggelar khitanan massal dan trauma healing.

Pasca konflik, Satgas Yonif 711/Rks telah melakukan beberapa kegiatan seperti pengobatan gratis, trauma healing (pemulihan trauma) kepada anak-anak serta memberikan hal-hal positif seperti pelatihan kesenian Marawis kepada para pemuda kedua negeri.

“Ini merupakan bagian dari rekonsiliasi damai Latu-Hualoy, yang sebelumnya telah dilakukan pengobatan keliling gratis, trauma healing, pelatihan Marawis bersama pemuda dan penyuluhan Kamtibmas,” jelas Dansatgas Yonif 711/Rks, Letkol Inf Fanny Pantouw, M.Tr.Han.,M.I.Pol., melalui rilisnya di Maluku, Sabtu (6/49)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, pada Rabu (3/4) bertepatan Isra Mi’rad, Satgas melakukan kegiatan Baksos dengan cara agak berbeda yaitu dengan mengedepankan kearfian lokal berupa khitanan gratis diawali dengan Tahlilan dan kirab Hadrah tabunan rebana dan alunan shalawat.

Pada kesempatan ini Fanny Pantouw menjelaskan semua agama mengajarkan anti kekerasan dan cinta damai.

Sementara itu, pejabat Negeri Hualoy, Hasyim Tubaka, S.H. dirinya mengucapkan terima kasih kepada Satgas TNI atas terselenggaranya Baksos ini, karena dengan kegiatan ini sangat meringankan beban masyarakat yang ingin mengkhitan anaknya.

“Keterlibatan dan kedekatan Satgas Yonif 711/Rks terhadap masyarakat sangatlah baik terutama terhadap ketiga Negeri ini (Negeri Latu, Hualoy dan Tumalehu).

Kegiatan dihibur penampilan kesenian Marawis gabungan Satgas Yonif 711/Rks dengan pemuda dan Ibu-Ibu Majelis Ta’lim Negeri Hualoy. Mal

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB