Yunyun : Insya Allah Jabar Lebih Unggul

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2020 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat tidak perlu kuatir dengan dua daerah pesaing DKI Jakarta dan Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 Papua.

“Dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, semua kekuatan merata. Boleh dikatakan Insya Allah Jawa Barat lebih unggul,” kata Dr. Yunyun Yudiana, SPd. MPd, ketua Satuan Pelaksana (Satlak) di ruang Kominfo KONI Jabar Rabu (15/07/2020).

Didampingi Wakabid Humas KONI Jabar Irfan Suryadiredja, Yunyun menyebutkan dengan tetap menjalankan aturan yang dikeluarkan Kemenpora dan KONI Pusat terkait pandemi Covid -19, Satlak tetap siaga menjalankan percepatan pengawasan dan pelayanan terhadap atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XX Jabar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu tugas pokok kami sebagai Satlak. Terlepas dari berbagai nada yang kurang sedap yang juga kamu terima. Anjing menggonggong kafilah berlalu. Itu saja. Yang jelas kami sangat konsisten dan berkomitmen demi “Jabar Juara” di Papua nanti,” tegasnya.

Dikatakan sebanyak 32 cabang olahraga dari 52 cabor, sudah menjalankan latihan secara sentralisasi. Begitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak diberlakukan Pemprov Jabar, cabor melaksanakan latihan secara sentralisasi.

“Ada 32 cabor yang latihan sentralisasi. Sisanya desentralisasi. Semua hak mereka dipenuhi KONI Jabar. Uang saku, transpor dan suplemen kita kasih. Tentunya dengan keterbatasan, karena dana KONI juga diperlukan untuk pandemi Covid -19,” ujar Yunyun.

Ketua II KONI Jabar bidang pembinaan prestasi inimelanjutkan, latihan dilakukan para atlet dengan tetap memakai standar protokoler kesehatan.

“Awal tahun 2021 kita mulai Pelatda sentralisasi. Jadi kita tinggal genjot beberapa bulan lagi menjadi 100 persen menjelang PON termasuk Try-In dan Try-Out,” harapnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB