Relawan Gabungan Berhasil Pulangkan 67 Warga Jabar

- Penulis

Jumat, 5 Oktober 2018 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Relawan Gabungan yang dikirim, berhasil mengevakuasi dan memulangkan  67 warga Jawa Barat yang selamat dari bencana gempa dan tsunami di Palu – Donggala, pada Kamis (4/10) sore waktu setempat.

Relawan Gabungan  tersebut merupakan gabungan dari beberapa unsur organisasi seperti Organisasi – Organisasi Pecinta Alam Jawa Barat serta Sulawesi Tengah, WANADRI, VERICAL RECUE INDONESIA, MEDIC-A, AMP UNPAD, SIGAB PERSIS, BPBD, PMI DAN BAZNAS.

Asisten Operasional Relawan Jawa Barat, Reggy Kayong Munggaran, menjelaskan, pemulangan 67 warga Jawa Barat diberangkatkan dengan pesawat komersil dari bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu menuju bandara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan untuk transit.  Setelah itu diberangkatkan menuju Bandara Husein Satranegara, Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pukul 20.30 WIB rombongan tiba dengan selamat ke Bandung dan diantarkan ke rumah masing-masing, di Bandung, Garut, Tasik, Bekasi, dan Sukabumi,” jelasnya Jumat (5/10).

Dia melanjutkan, Relawan Gabungan di Palu-Donggala telah mendata kurang lebih 135 warga Jawa Barat yang selamat dan menunggu untuk dipulangkan kembali ke Jawa Barat.

“Namun, 135 warga Jawa Barat tersebut sementara ini telah kami imbau untuk bersabar menunggu pemulangan karena ada beberapa kendala yang menghambat proses pemulangan yang kami lakukan,” katanya.

Ia menyebut, kendala tersebut yaitu sulitnya akses transportasi udara yang dikarenakan belum beroperasinya bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, Palu.

Selanjutnya Relawan Gabungan, melakukan penanganan secara serius antara lain, kesehatan untuk warga yang selamat, evakuasi korban meninggal dunia, pencarian korban hilang.

“Kami juga melakukan pendataan secara terukur mengenai kebutuhan para korban yang berada di posko pengungsian ataupun korban tercecer yang tidak dapat mengakses informasi mengenai penanggulangan bencana di Palu-Donggala ini,” jelasnya.

Ia juga mengatakan kendala yang dialami Tim adalah minimnya bahan bakar minyak yang tersedia di sini sehingga otomatis akses pendistribusian relawan dan bantuan logistik untuk korban bencana Palu-Donggalapun menjadi sangat terhambat untuk dilakukan. CakDar

Komentari

Berita Terkait

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
WFH Diatas 60 Persen, Farhan Ajak Gowes Bareng ke Kantor
Farhan Sebut Halal Bihalal TP-PKK Penguatan Solidaritas
MBG Hingga Tenggelamnya Isu Kependudukan
Tak Lagi Was-was, Logo IKWI Kini Resmi Dipatenkan
Lepas Jamaah Haji Kota Bandung, Farhan Ingatkan Fokus Ibadah
Dinkes Catat 248 Kasus Suspek Campak di Kota Bandung

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Kamis, 9 April 2026 - 16:28 WIB

WFH Diatas 60 Persen, Farhan Ajak Gowes Bareng ke Kantor

Rabu, 8 April 2026 - 17:31 WIB

Farhan Sebut Halal Bihalal TP-PKK Penguatan Solidaritas

Rabu, 1 April 2026 - 19:44 WIB

MBG Hingga Tenggelamnya Isu Kependudukan

Berita Terbaru

FEATURED

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:27 WIB