DPRD Jabar Apresiasi Lima Pesantren Cetak Transaksi di Turki

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2019 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kiprah lima pesantren delegasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat di ajang 7th OIC Halal Expo and 5th World Halal Summit 2019 di Istanbul, Turki, yang berhasil mencetak transaksi dan komitmen bisnis dengan sejumlah negara.

Seperti dilansir antaranews.com, kelima Pesantren Program One Pesantren One Product (OPOP) tersebut ialah Al Ittifaq (Kabupaten Bandung), Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman (Kabupaten Bogor), Pesantren Daarut Tauhid (Kota Bandung), Pesantren Al Idrisiyyah (Kabupaten Tasikmalaya), dan Pesantren Husnul Khotimah (Kabupaten Kuningan).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Yuningsih, menjelaskan, pihaknya menyambut baik pengiriman perwakilan pesantren OPOP ini ke World Halal Summit 2029.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program OPOP ini bisa berlangsung terus dan lebih banyak lagi pesantren yang bisa tampil di pameran-pameran tingkat dunia, dan memasarkan produknya keluar negeri,” ujarnya Selasa (10/12/2019).

Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jabar ini melanjutkan, bantuan OPOP jauh lebih bagus dibanding hibah biasa. Karena dengan OPOP, bantuan lebih terarah, ada pendampingan dan ada sasaran lain, seperti kebangkitan ekonomi dan networking.

“System pesantren Indonesia yang juga berfungsi sebagai agen pembangunan di wilayahnya, bisa menjadi model bagi pesantren lain,” tegas Yuningsih.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha kecil Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji merasa bangga beberapa pondok pesantren memiliki produk unggulan.

“Saya melihat langsung antusiasme pasar luar negeri dengan pesantren-pesantren ini dalam World Summit ini. Terbukti dengan adanya MoU pembelian produk-produk pesantren kita,” pungkasnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WIB

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Berita Terbaru

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB

Personil BOD Band usai latihan. PJ/Dok

FEATURED

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:54 WIB