GMBI Rencanakan Aksi Besar Besaran Ke DPR RI

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2020 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Aksi penolakan terhadap Rancangan Undang- Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) yang digagas DPR RI terus bergulir.

LSM GMBI berencana menggelar aksi demo besar besaran serentak di seluruh provinsi dan kab/kota se indonesia.

Ketua tim perumus makalah tolak rancangan undang undang HIP LSM GMBI M.Ari Mulya Subagja, mengatakan, RUU HIP ini akan mendekradasi nilai nilai pancasila.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pancasila itu tidak bisa dibuat dalam produk hukum, karena Pancasila adalah sumber dari segala hukum bagi bangsa indonesia,” ucapnya Jumat (10/07/2020).

Menurutnya, jika Pancasila jadi Undang- Undang, lalu tiba tiba ada sekelompok orang menggugat ke Mahkamah Konstitusi atau ke Mahkamah Agung lalu tuntutannya di kabulkan, tentu jadi bumerang.

“Inilah yang kita takutkan, bisa hilang Pancasila, dan itu sama seperti membubarkan negara, ” tegasnya.

Karena itu, GMBI mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga, Pancasila sebagai dasar negara RI.

Sementara humas tim perumus makalah tolak RUU HIP Drs.H. Idat Mustari, SH mengatakan akan melakukan pergerakan ke DPR RI.

“Surat sudah kita kirimkan ke DPR RI yang ditembuskan ke Presiden dan Wakil Presiden RI, Kepala Staf Presiden, Menteri Polhukam, Menkumham, Mendagri, Kapolridan Ka BIN, ” kata Idat.

Dirinya berharap, Tuntutan dari keluarga besar GMBI terhadap Panja RUU HIP segara di stop.

Jika keinginan kami (GMBI-red) untuk beraudensi dengan DPR RI yang rencananya tanggal 16 Juli 2020 tidak direspon positif, maka 21 Juli 2020 seluruh keluarga besar GMBI se Indonesia akan melakukan aksi besar besar di DPR RI.

“Instruksi ini langsung diberikan oleh Ketua Umum DPP LSM GMBI Moh Fauzan Rachman, stop membahas masalah RUU HIP, ” pungkasnya. Man/Mun

Komentari

Berita Terkait

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB