BANDUNG, PelitaJabar – Peringatan Hari Jadi Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad) Ke-68, berjalan lancar dan tertib. Walau sederhana, perayaan sekaligus tradisi wisuda purnawira personel Disjarahad, berlangsung meriah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diiringi lagu selamat HUT dari group band Jamrud, Kadisjarah Brigjen TNI. Dr. Rachmat S, S.I.P, M.M, M.Tr. (Han) dan isteri, berkenan memberikan tumpeng kepada salah satu personel yang memasuki masa pensiun, dan apllus pun bergemuruh di Aula Disjarah lantai 2.
Kadisjarah berharap, dengan bertambahnya usia, masa untuk berdinas semakin lama, Disjarah juga semakin tua. Sehingga dengan pengalaman-pengalaman yang lalu, menjadi bekal untuk kedepan, sehingga peran Disjarah semakin dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Terutama bagaimana Disjarah ini dapat meningkatkan kualitas, sehingga kita lebih profesional, dan punya kemampuan, kompetensi, diharapkan hasil – hasil yang dicapai semakin baik, dengan demikian, kita bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat terutama kalangan TNI AD,” ucap Brigjen TNI Rachmat disela kegiatan Kamis Malam (15/04/2021) di Disjarahad Jalan Belitung Bandung.
Disinggung kerjasama dengan berbagai pihak, Jenderal bintang satu ini mengatakan terus memperluas jalinan kerjasama, baik dari kalangan akademisi, maupun pihak lainnya.
“Kemarin kita kedatangan sejarawan dari Unpad, lalu kita tunjukkan koleksi buku-buku yang ada di perpustkaan, dan tampaknya mereka tertarik. Llau kita kedatangan awak media dari Kemenhankam, dan juga rekan-rekan media dari Bandung juga, semoga kedepan bisa lebih banyak lagi yang bisa bekerjasama dengan Disjarah,” kata Kadisjarah.
Senada, Sesdisjarahad, Kolonel Inf. Joko Hadi Susilo, S.I.P mengungkapkan, sesuai dengan perintah Kadis, saat ini pihaknya memfokuskan sdm kepada dunia IT.
“Selain mengembangkan kerjasama dengan pihak – pihak luar, yang paling utama adalah para personel kita arahkan untuk medalami dunia IT, Cyber, guna mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi. Kedepan, koleksi koleksi yang ada di Disjarah seperti buku-buku sejarah, dapat juga dibaca melalui digital, atau e-paper,” ucap Joko singkat.
Dalam kesempatan tersebut, Yogi, Kepala Cabang BRI Asia Afrika menyerahkan satu unit ambulance untuk Disjarah.
“Melalui CSR, kita menyerahkan ambulance ini ke Disjarah, semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat,” pungkas Yogi singkat.
Kegiatan diakhiri kultum oleh Letkol Inf. Drs. Aswin Daulay. M.Si tentang ciri-ciri manusia yang amal puasanya ditolak oleh Allah Swt.
Salah satunya yaitu anak yang memiliki dosa kepada ibu-bapaknya. Kedua, Istri durhaka dan tidak taat terhadap suami, dan juga sebaliknya. Mal