NPCI Tasikmalaya Akui Memakai Atlet Yogyakarta

- Penulis

Rabu, 23 November 2022 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, PelitaJabar – Ketua Umum National Paralympik Committe Indonesia (NPCI) Kota Tasikmaya Cepi Puad Angsori mengakui memakai atlet dari luar Jawa Barat dalam Pekan Paralympik Daerah (Peparda) VI tahun 2022 Jawa Barat.

‘Saya hanya memakai satu atlet putri dari Yogyakarta yang turun di cabang olahraga Tenis kursi roda. Namanya Ditem. Tidak banyak atlet seperti yang diisukan,’ jelas Cepi kepada PJ Selasa malam (22/11/2022).

Tadinya sebut bendahara Umum NPCI Jawa Barat ini, ada satu lagi atlet putri juga berasal dari Yogyakarta namanya Sudartatik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Namun tidak jadi saya regrut dengan alasan terlalu berbelit-belit. Sehingga saya putuskan hanya satu atlet saja,’ ucap Cepi.

Ditanya soal prosedur kepindahan, Cepi menjelaskan kalau atlet Ditem yang beralamat di Candi III Rt.001.Rw.005 Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini sudah menempuh prosedur kepindahan.

‘Sudah tidak ada masalah. Masalah administrasi selesai. Surat mutasi sudah diurus. Usai Peparda nanti Ditem akan memperkuat Jabar pada Peparnas di Sumatera Utara,’ papar Cepi.

Namun dari data yang dihimpun PJ, sangat bertolak belakang seperti dijelaskan Cepi. Karena pada surat tertanggal 29 Agustus 2022 yang ditandatangani Cepi selaku Ketua NPCI Kota Tasikmalaya diatas materai, berbunyi “dengan ini saya menyatakan bertanggungjawab atas peminjaman atlet dari NPCI Daerah Istimewa Yogyakarta untuk bermain pada Pekan Paralympik Daerah VI Jawa Barat tahun 2022 dan hanya untuk pada pertandingan tersebut bukan untuk pemindahan secara permanen atau mutasi dengan ketentuan setelah selesainya Kejuaraan maka atlet kembali ke daerah asal.

Pernyataan diatas kertas tersebut,  sangat berbeda dengan keterangan Cepi kepada PJ.

Dia menyebutkan jika atlet Ditem sudah diproses dan yakin memperkuat Jawa Barat di Pelarnas. Bukan dikembalikan ke daerah asal seperti tertera dalam surat pernyataan.

Seperti diketahui, seseuai pernyataan wakil ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya yang akrab di sapa Gus Ahad, sepanjang kepindahan atlet non Jabar sesuai prosedur dan nantinya memperkuat Jabar di Peparnas, itu dibenarkan.

Tapi jika tidak, hal tersebut jelas melanggar norma dan aturan. Joel

Komentari

Berita Terkait

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB