Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Contoh Canttena atau antena kaleng. Foto web

Contoh Canttena atau antena kaleng. Foto web

MENINGKATNYA kebutuhan koneksi internet nirkabel, menjadikan kualitas dan jangkauan sinyal Wi-Fi sebagai faktor sangat krusial.

Pada kondisi tertentu, terutama di area dengan keterbatasan jaringan atau jarak access point yang cukup jauh, perangkat Wi-Fi standar sering kali tidak mampu memberikan sinyal yang stabil.

Salah satu solusi sederhana, murah, dan cukup efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan antena kaleng atau cantenna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cantenna merupakan antena arah (directional antenna) yang dibuat dari kaleng logam bekas, seperti kaleng susu atau minuman.

Antena ini bekerja dengan memanfaatkan sifat reflektif logam untuk memfokuskan gelombang elektromagnetik Wi-Fi, umumnya pada frekuensi 2,4 GHz, ke satu arah tertentu.

Prinsip kerja tersebut membuat energi sinyal yang sebelumnya menyebar ke segala arah, menjadi lebih terpusat, sehingga jarak jangkau dan kualitas sinyal dapat meningkat secara signifikan.

Selain menekan biaya, pemanfaatan bahan bekas juga menjadi inovasi ramah lingkungan melalui daur ulang material sederhana.

Secara teoritis, kinerja cantenna tidak terlepas dari konsep dasar antena dalam sistem telekomunikasi.

Antena berfungsi sebagai pengubah sinyal listrik menjadi gelombang elektromagnetik dan sebaliknya, serta menentukan pola radiasi dan gain sinyal.

Antena bawaan perangkat Wi-Fi pada umumnya bersifat omnidirectional, yaitu memancarkan sinyal ke segala arah secara merata, sehingga cocok untuk cakupan lokal tetapi kurang efisien untuk jarak tertentu.

Sebaliknya, cantenna bersifat directional dengan memfokuskan pancaran serta penerimaan sinyal ke satu arah, menghasilkan gain yang lebih tinggi pada arah yang dituju.

Selain itu, cantenna juga berperan sebagai waveguide, yaitu pemandu gelombang elektromagnetik di dalam struktur logam tertutup.

Gelombang yang masuk akan dipantulkan di dalam kaleng dan diarahkan menuju ujung terbuka, sehingga energi sinyal menjadi lebih fokus dan terarah.

Prinsip waveguide ini memungkinkan desain antena sederhana tetap mampu menerapkan konsep gelombang mikro secara efektif untuk meningkatkan kinerja jaringan Wi-Fi.

Perancangan cantenna sangat bergantung pada kesesuaian ukuran kaleng terhadap frekuensi kerja.

Untuk frekuensi 2,44 GHz, panjang gelombang sinyal Wi-Fi dapat dihitung menggunakan persamaan λ = c/f, sehingga diperoleh panjang gelombang sekitar 12,2 cm.

Diameter kaleng yang dapat digunakan berada pada rentang 0,60 hingga 0,75 kali panjang gelombang, yaitu sekitar 7,3 hingga 9,2 cm.

Panjang kaleng minimum disarankan sebesar 0,75 kali panjang gelombang pemandu.

Semakin kecil diameter kaleng yang digunakan, maka semakin panjang kaleng yang dibutuhkan.

Posisi probe atau ujung kabel koaksial di dalam kaleng juga menentukan kinerja antena. Probe ditempatkan pada jarak seperempat panjang gelombang dari dasar kaleng, yaitu sekitar 0,25λ atau ±3,05 cm untuk frekuensi 2,44 GHz.

Dengan perancangan dan penempatan yang tepat, cantenna mampu menghasilkan gain sekitar 10 hingga 14 dBi dengan sudut pancaran (beamwidth) kurang lebih 60 derajat.

Dalam praktiknya, cantenna banyak dimanfaatkan untuk menghubungkan dua titik Wi-Fi yang berjauhan, memperkuat sinyal ke satu ruangan tertentu, atau menangkap sinyal dari access point dengan posisi tetap.

Secara keseluruhan, penggunaan antena kaleng (cantenna) menunjukkan, prinsip dasar telekomunikasi, seperti pola radiasi, gain, dan waveguide, dapat diterapkan secara sederhana dan ekonomis.

Dengan desain dan pemasangan yang tepat, cantenna dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan sinyal Wi-Fi pada kondisi dan kebutuhan tertentu. ***

 

DAFTAR PUSTAKA

Balanis, C. A. (2016). Antenna theory: Analysis and design (4th ed.). John Wiley & Sons.

Churnia, A. (2009). Dasar-dasar sistem komunikasi nirkabel. Jakarta: Erlangga.

Hakim, T. D., & Nurdianto, A. (2019). Rancang bangun antena kaleng di frekuensi 2,4 GHz untuk memperkuat sinyal Wi-Fi. Jurnal Ilmiah Elektrokrisna, 7(3), 117–124. ISSN 2302-4712.

Kraus, J. D., & Marhefka, R. J. (2002). Antennas for all applications (3rd ed.). McGraw-Hill.

Pozar, D. M. (2012). Microwave engineering (4th ed.). John Wiley & Sons.

Rizal, M., & Hidayat, A. (2019). Rancang bangun antena kaleng (cantenna) sebagai penguat sinyal Wi-Fi. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 7(3), 145–151.

Sari, D. P., Nugroho, E., & Wibowo, A. (2021). Analisis pengaruh antena directional terhadap peningkatan kualitas jaringan Wi-Fi 2,4 GHz. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 5(4), 712–719. https://doi.org/10.29207/resti.v5i4.3219

Stutzman, W. L., & Thiele, G. A. (2013). Antenna theory and design (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Wikipedia contributors. (2024). Cantenna. Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Cantenna

Yusup, M., & Prasetyo, B. (2018). Perancangan antena waveguide untuk aplikasi WLAN 2,4 GHz. Jurnal Telekomunikasi dan Komputer, 9(2), 85–92.

 

Oleh : Nama Jovan Shand Devara

Mata Kuliah : Dasara Telekomunikasi

Dosen : Ir, Rustamaji, MT

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB