Pengerjaan Hotmix Jalan Arif Rahman dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

- Penulis

Minggu, 18 Desember 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Meski pengerjaan Hotmik Jalan sepanjang 650 meter dengan lebar 4 meter di jalan Arif Rahman Hakim, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut saat ini telah selesai, namun terkesan asal jadi yang dikerjakan oleh pihak rekanan.

Betapa tidak, diduga akibat ketebalan hotmix yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan tampak aspal lama masih terlihat jelas dibeberapa titik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih, pengerjaan hotmix jalan oleh pemborong sebagian menggunakan dengan cara manual, sehingga hasilnyapun kurang merata.

Berdasarkan informasi, pengerjaan jalan dengan anggaran Rp. 300 juta, bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) dana bencana di wilayah Desa Keresek tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi membenarkan anggaran pengerjaan hotmix jalan tersebut berasal dari BTT. Namun, Satria Budi berkilah, teknis pelaksanaannya dikembalikan kepada Dinas PUPR, karena dinas tersebut yang mengajukan pembangunan jalan.

Sementara, Gundrat selalu Kepala UPT PUPR Kecamatan Cibatu menjelaskan, adanya penilaian warga terhadap pengerjaan hotmix jalan yang diduga asal jadi termasuk kurangnya ketebalan itu diserahkan kepada pelaksana yakni pihak pemborong.

‘Jika ada kekurangan dalam pengerjaan, hal tersebut kembali lagi ke pelaksananya yaitu CV Utara Jaya,’ ujarnya.

Gundrat mengaku, volume hotmix yang terpasang dengan ketebalan yang dikerjakan ada tim tekhnis laboratorium di dinas PUPR termasuk Inspektorat daerah yang memeriksa untuk dilakukan cooring apabila terjadi kekurangan ketebalan baik panjang dan lebarnya.

‘Lebar sekian ketebalan sekian berat jenis aspal sekian, ada tim yang menghitung dan menentukan,’ pungkasnya melalui pesan singkat Sabtu 17 Desember 2022.

Sementara atas kekurangan volume, apakah nantinya akan diteruskan atau pembayarannya sesuai dengan volume hotmix yang terpasang. Jang

Komentari

Berita Terkait

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism
XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency
Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat
Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon
Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal
Bulan Belanja Bandung 2026 Targetkan Perputaran Uang Ratusan Milyar
Ketua Perbasi Jabar Bicara Sosok Ideal Ketua KONI
Serapan Tembus 3 Juta Ton, BULOG Jawa Barat Sumbang 16 Persen untuk Nasional

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:52 WIB

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:52 WIB

XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:26 WIB

Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIB

Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:39 WIB

Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal

Berita Terbaru

Para pemenang di ajang lari Suroboyo 10K yang diinisiasi oleh bank bjb. PJ/Dok

FEATURED

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism

Senin, 8 Jun 2026 - 13:52 WIB

XLSMART) kembali meraih pengakuan melalui penghargaan “Diamond Achievement in Emission Transparency” dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026. PJ/Dok

FEATURED

XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Minggu, 7 Jun 2026 - 17:52 WIB

Korpasgat TNI AU dan United States Air Force Special Operations Command (US AFSOC) saat latma DAGR 2026. PJ/Dok

FEATURED

Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat

Minggu, 7 Jun 2026 - 17:26 WIB

PT KAI menggelar program liburan hemat melalui diskon tiket 30 persen. PJ/Dok

FEATURED

Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Pasar Kreatif Bandung 2026 kini hadir di 8 Mal. Rangkaian Bulan Belanja Bandung ini, melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan. PJ/Mal

EKONOMI

Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:39 WIB