BANDUNG, PelitaJabar – Perwakilan Pengurus Besar (PB) Gojuryu Karate-Do Association Indonesia Muhamad Dahnil Ginting mengapresiasi terselenggaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gojuryu Karate-Do Association Indonesia Tahun 2026.
Kejurnas tersebut berlangsung mulai 2 hingga 5 April 2026 di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, diawali dengan penataran wasit dan juri serta akreditasi pelatih.
Ajang Kejurnas ini memiliki potensi prestasi besar untuk mendorong kemajuan karate. Khususnya aliran Gojuryu, di tingkat Nasional dan Internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai kader Gerindra dan anggota DPR, saya berharap kegiatan ini bisa mendapat perhatian lebih luas, termasuk dari Bapak Prabowo Subianto. Agar dapat disampaikan kepada pihak terkait seperti Bapak Erick Thohir. Saya melihat potensi Goju sangat luar biasa,” papar Dahnil.
Dirinya tidak menyangka mendapat kepercayaan untuk membuka kejuaraan tersebut secara langsung.
“Saya tidak menyangka dipilih langsung untuk membuka kegiatan ini. Saya sangat bersyukur dan berharap Goju semakin berkembang, semakin maju, dan mampu berprestasi di tingkat Nasional dan Internadional,” harapnya.
Dahnil juga menyoroti tingginya antusiasme peserta, khususnya dari kalangan anak-anak.
“Anak-anak sejak kecil sudah belajar karate. Ini sangat luar biasa. Selain membentuk disiplin, juga bisa mengurangi potensi penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam geng motor. Ini kegiatan yang sangat positif,” ucapnya.
Dia menyampaikan dukungan secara spontan terhadap pelaksanaan kejuaraan.
“Saya sempat bertanya kepada panitia terkait kebutuhan biaya. Karena ada rezeki, saya membantu sebesar Rp5 juta. Jika masih ada kekurangan, nanti kita bisa diskusikan bersama untuk solusinya,” kata Dahnil.
Kejurnas diikuti sebanyak 500 karateka yang berasal dari 22 provinsi di Indonesia.
Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua Tengah.
Hadir Prof. Dr. Topane Gayus Lumbuun, S.H., M.H sebagai Anggota Dewan Guru Bidang Hubungan Internasional dan Hukum.
Ada juga Ketua Dewan Guru Shihan Tanto Nugroho, Wakil Ketua I FORKI Jabar Agung Satria Negara dan di dampingi Ketua Panitia Pelaksana Iman Saeful Machmud. Joel








