Terkait LKPJ, Pansus I Minta Internal di PT BII Dibenahi

- Penulis

Jumat, 8 April 2022 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKER : Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung melaksanakan Rapat Kerja terkait Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2021, Rabu (6/4/2022). Nicko/Humpro DPRD Kota Bandung

BANDUNG, PelitaJabar – Selain mengapresiasi PT BII dan Perumda Pasar Juara dalam upaya meningkatkan pendapatan Kota Bandung, DPRD Kota Bandung dalam hal ini Pansus I juga meminta dilakukan dievaluasi agar persoalan yang sering dihadapi perumda di Kota Bandung tidak mempengaruhi kinerja.

Wakil Ketua Pansus 1 Riana meminta evaluasi kinerja diawali dengan pembenahan internal di PT BII dan Perumda Pasar Juara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Pembenahan internal menjadi hal yang perlu kita sikapi dengan serius, jangan sampai persoalan yang ada di internal ini akan mempengaruhi kinerja dan target yang harus dicapai bersama,’ papar Riana dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung terkait Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2021, Rabu 6 April 2022.

Rapat kali ini mendalami realisasi kinerja perusahaan milik daerah di antaranya PT BII dan Perumda Pasar Juara Kota Bandung.

Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Musyawarah dan dipimpin langsung oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury.

Selain pembenahan internal, Dewan juga mendorong perumda untuk melakukan inovasi baik dalam pelayanan ataupun program-program yang akan dilaksanakan.

Anggota Pansus 1, Sandi Muharram mengaku potensi pendapatan bisa didapat melalui inovasi yang baru.

‘Kita harus mulai detail terhadap program-program yang ada di PT BII dan Perumda Pasar Juara ini. Hal-hal yang dirasa sepele, namun memiliki potensi pendapatan yang signifikan harus kita sadari. Inovasi yang kita bangun harus juga menggugah rasa kebutuhan masyarakat sebagai konsumen agar mereka tidak hanya ditimpa dengan retribusi tapi juga diimbangi dengan feedback yang imbang kepada mereka,’ ucapnya.

Senada anggota Pansus 1 lainnya, Folmer Siswanto M. Silalahi juga mendorong PT BII yang merupakan pengelola Kiara Artha Park untuk menghidupkan Kiara Artha Park dengan agenda-agenda berskala besar.

‘PT BII harus punya terobosan yang bagus agar Kiara Artha Park (KAP) semakin punya daya tarik untuk dikunjungi oleh warga Kota Bandung. Inovasi tersebut tentu berpeluang untuk mendapatkan pendapatan yang besar,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WIB

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Berita Terbaru

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB

Personil BOD Band usai latihan. PJ/Dok

FEATURED

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:54 WIB