Tunisia Dan Yordania Tertarik Pariwisata Jabar

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2020 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Yordania dan Tunisia tertarik menjalin kerja sama dengan Jabar, khususnya di bidang kesehatan dan pariwisata.

“Kedatangan beliau (Dubes Yordania dan Tunisia) ini untuk memulai proses baru, yaitu untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan budaya Islam di antara kami,” jelas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Hashimiyah Yordania untuk RI H.E. Abdallah Abu Romman dan Dubes Republik Tunisia untuk RI Riadh Dridi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (10/7/20).

Saat pertemuan, Emil menyerahkan satu buku untuk duta besar, yakni buku tentang investasi yang bisa dilakukan di Jawa Barat senilai Rp600 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini 60 tahun hubungan Indonesia dengan Tunisia. Dan tahun depan, 70 tahun hubungan Indonesia dengan Yordania. Hubungan kerja sama sangat baik. Mudah-mudahan ini menjadi kerja sama pasca COVID-19 antara dua negara. Tunisia dengan Indonesia, dan Yordania dengan Indonesia,” ucapnya.

Dubes Yordania H.E. Abdallah Abu Romman mengatakan, Indonesia, khususnya Jabar, memiliki arti penting bagi negaranya karena Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955.

“Jawa Barat khususnya Bandung sangat terkenal di negara kami karena KAA. Sejak kami sekolah ada di pelajaran kami, sangat terkenal. Kami berpikir ketika mengunjungi Indonesia saat pandemi COVID-19 yang paling dikhawatirkan hanya Bandung. Karena penduduknya besar, sangat dekat dengan episentrum (penyebaran COVID-19), juga kota yang indah,” kata Abdallah.

Menurut Abdallah, banyak peluang kerja sama yang bisa dilakukan antara Jabar dengan Yordania. Namun, kata Abdallah, tak adanya rute penerbangan Yordania ke Jabar menjadi kendala, khususnya kerja sama di bidang pariwisata.

“Kami tidak punya penerbangan langsung (dari Yordania ke Jabar dan sebaliknya). Jika punya penerbangan langsung dari Yordania ke Jabar, saya pikir kita bisa meningkatkan pariwisata. Di Yordania kami punya tempat-tempat bersejarah yang penting dan religius,” ucapnya.

Senada, Dubes Republik Tunisia untuk RI Riadh Dridi menyatakan, kerja sama dengan Indonesia dan Jabar sangat bersejarah.

“Peluang kerja sama ekonomi antara Tunisia dan Jabar tergolong besar, terutama di bidang agrobisnis, kesehatan, pariwisata, industri manufaktur, dan pendidikan. Saat ini, ada ratusan pelajar Indonesia yang melakukan studi tentang Islam di Tunisia,” pungkasnya. Rls

Komentari

Berita Terkait

Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung
Hasil Musda Perbasi, KONI Jabar & DPP Netral
Agung Nilai Muskotlub KORMI Untungkan Satu Pihak, Jelas Tak Demokratis
Bima Arya & Sejumlah Pejabat Melayat ke Rumah Almh Ibunda Farhan
IABA Siap Berkontribusi Bagi Kemajuan Indonesia
Epriyanto Terpilih Secara Aklamasi
Wartawan Akan Dapat Tunjangan, UKW ke 72 Hasilkan 36 Kompeten 4 Tidak Naik Kelas
Bukannya Mendapat Ucapan Selamat, PN Bandung Malah “Sita” Kursi Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:42 WIB

Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:12 WIB

Hasil Musda Perbasi, KONI Jabar & DPP Netral

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:38 WIB

Agung Nilai Muskotlub KORMI Untungkan Satu Pihak, Jelas Tak Demokratis

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:50 WIB

Bima Arya & Sejumlah Pejabat Melayat ke Rumah Almh Ibunda Farhan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:45 WIB

IABA Siap Berkontribusi Bagi Kemajuan Indonesia

Berita Terbaru

Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Savate Indonesia (FSI)  Jawa Barat menggelar kepelatihan atau

FEATURED

FSI Jabar Gelar Coaching Clinik di Raharjo Budokan

Minggu, 5 Apr 2026 - 15:47 WIB