Wifi Gratis, Usulan Warga Melalui Medsos

- Penulis

Minggu, 14 April 2019 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, PelitaJabar — Ke-600 desa berkembang dan tertinggal penerima wifi gratis ini tersebar di 27 kabupaten/kota. Desa-desa ini, merupakan usulan warga Jabar yang disampaikan langsung ke media sosial Gubernur.

Melalui sistem Jabar Digital Service yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika, usulan tersebut disaring dengan mengintegrasikan data yang dimiliki Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pendidikan, dan Dinas KUK Jawa Barat. Hasilnya 600 desa berkembang dan tertinggal dinilai layak mendapat sambungan wifi.

“Adanya konektivitas ini, membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakatnya secara langsung sekaligus membuka akses ke dunia luar untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa,” jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Setyaji, Minggu (14/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penerapannya di 27 kabupaten/kota, Pemprov Jabar akan melibatkan relawan yang merupakan ahli teknologi informasi dan komputer (TIK), serta pendamping desa untuk bersama-sama memelihara fasilitas desa dan memanfaatkannya secara optimal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Jawa Barat Dedi Supandi memastikan pendampingan yang dilakukan guna menjamin informasi yang dibuka hanya yang positif dan produktif.

“Pemprov Jabar aktif membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal dan start up, semisal Edubox dan Teachcast with Oxford, yang menyediakan konten mendidik dan informatif,” ujar Dedi.

Desa Digital di 600 desa ini melengkapi program hampir serupa yang pernah dilakukan yakni Kampung Perikanan Digital bersama e-fishery. Kampung ini telah dluncurkan di Desa Puntang, Kabupaten Indramayu beberapa waktu lalu.

Diharapkan lebih banyak desa digital di Jabar yang menyesuaikan potensi masing-masing desa, sehingga menjadi etalase atau percontohan inovasi teknologi yang disinergikan dengan potensi desa. Mal

Komentari

Berita Terkait

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Turun ke Desa Nagrak, Wihaji Sebut Mungkin Orang Tahu, Tapi Kalau Rasa Beda
Presiden Prabowo Prioritaskan BBM dan Listrik Untuk Banjir Sumatera
Ajak Warga KAMABA Galang Donasi Bantu Banjir Aceh
Kota Bandung Berpotensi Angin dan Petir, BMKG Sarankan Ini
HSN 2025, Menteri PPPA Serahkan Sejumlah Bantuan ke P3SB
HJKB 215, Puluhan Kendaraan Hias Terangi Kota Bandung
Malaysia Hingga India Hadiri Pembukaan Asia Africa Festival 2025

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:34 WIB

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:16 WIB

Turun ke Desa Nagrak, Wihaji Sebut Mungkin Orang Tahu, Tapi Kalau Rasa Beda

Senin, 1 Desember 2025 - 18:11 WIB

Presiden Prabowo Prioritaskan BBM dan Listrik Untuk Banjir Sumatera

Senin, 1 Desember 2025 - 17:32 WIB

Ajak Warga KAMABA Galang Donasi Bantu Banjir Aceh

Kamis, 6 November 2025 - 20:33 WIB

Kota Bandung Berpotensi Angin dan Petir, BMKG Sarankan Ini

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB