80 Persen Medali PON Jabar Tak Bersinggungan Dengan Sumut

- Penulis

Minggu, 5 November 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kenaikan prestasi atlet dari beberapa Cabang Olahraga (Cabor) yang telah mengikuti Babak Kualifikasi (BK), tidak bisa dijadikan parameter pasti tingkatan prestasi nyata di gelaran PON XXI Sumut-Aceh 2024 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Barat Arief Hardiana.

“Hasil BK bukan sebuah dasar yang tepat. Karena dibeberapa cabor tidak menerapkan sistem juara. Namun menerapkan sistem zona yang tidak bisa dipastikan secara riil. Walau pun hasilnya boleh jadi cukup memuaskan,” jelas Arif kepada PJ, Minggu 5 November 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dia bersyukur atas prestasi cabor mampu melejit di BK untuk merebut tiket PON.

“Alhamdulilah untuk raihan atlet Jabar di pentas BK. Pada kegiatan Indonesia Martial Arts Games (IMAG) yang baru saja selesai digelar di Bogor dan Bekasi. Di IMAG, atlet-atlet Jabar sukses memperoleh 53 emas dan juara umum dari beberapa provinsi yang berpartisipasi,” sebutnya.

Hal ini tentu menjadi sebuah catatan penting bahwa Jabar memang masih berada di track yang benar yaitu juara umum PON XXI tahun 2024.

“Jadi kira-kita kalau boleh saya prediksi dari 100 persen keberhasilan, kita memang masih berada diangka 80 persen saat ini. Karena kita belum bisa memprediksi atau menghitung jumlah secara pasti terkait beberapa cabor yang tidak menerapkan gelar juara pada BK,” kata Kepala Sekolah SMAN I Soreang ini, seraya menyebutkan kalau 1200 atlet sudah lolos BK.

Dijelaslan, sebagai salah satu cabor penghasil emas terbanyak datang dari cabang olahraga bela diri.

Arief mewanti-wanti agar atlet beladiri Jabar tentunya harus memperhitungkan kekuatan lawan. Terutama tuan rumah Sumatera Utara.

“Sumut begitu ambisius membangun 6 venue atau 6 gedung olahraga pertandingan beladiri di Deli Serdang. Pembangunan 6 gedung baru ini khusus untuk cabor bela diri. Nah hal ini tetunya harus kita antisipasi sedini mungkin. Karena terlihat jelas Sumut sangat berharap banyak mendulang medali dari cabor unggulan mereka yaitu bela diri,” tambahnya.

Kendati demikian, hasil desk yang dilakukan Binpres KONI Jabar beberapa waktu lalu, hampir mencapai 80 persen tidak bersinggungan dengan tuan rumah Sumut.

“Inilah yang harus kita apresasi. Intinya Jabar masih on the track di jalur hattrick juara Umum PON XXI tahun 2024 mendatang,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Analisis Spektrum Frekuensi pada Sistem Telekomunikasi
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Analisis Spektrum Frekuensi pada Sistem Telekomunikasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Ilustrasi analisis spektrum frekuensi. Foti web

FEATURED

Analisis Spektrum Frekuensi pada Sistem Telekomunikasi

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB