Tim Angkat Berat Kota Bandung Kecewa Dengan Makanan PB Peparda

- Penulis

Jumat, 25 November 2022 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, PelitaJabar – Manajer tim angkat berat Kota Bandung Kompol. Eddy Kusmawan kecewa. Pasalnya, makan atlet yang diterima dari Panitia Besar (PB) Pekan Paralympik Daerah (Peparda) VI Kabupaten Bekasi tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Sangat sedikit dan tidak sesuai dengan atlet cabang olahraga angkat berat. Kalori yang dikeluarkan oleh atlet sangat banyak sementara asupan makan sedikit, jauh panggang dari api,” katanya kepada PJ Kamis (24/11/2022).

Perwira polisi ini menyebutkan, PB Peparda harus mengetahui karakter cabang olahraga yang akan diberikan makan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan tidak mungkin atlet catur bisa disamakan dengan atlet angkat berat. Atlet-atlet angkat berat lebih banyak mengeluarkan dan membutuhkan kalori dari pada atlet catur. Jadi katanya tidak mungkin sama.

“PB Peparda harus tahu itu dan jangan menutup mata. Jangan pula disama ratakan. Atlet-atlet angkat berat jelas butuh asupan makanan yang banyak. Saya sudah sampaikan hal ini pada panitia. Tapi gak tahu ada tanggapan atau tidak,” ucap Eddy.

Kapolsek Regol Kota Bandung ini juga telah menyampaikan kepada Ketua Umum NPCI Kota Bandung Adik Fachroji.

“Alhamdulillah pak Ketua langsung merespon atas laporan saya soal makanan atlet angkat berat yang tidak memenuhi standar itu,” tambahnya.

Bahkan masih kata Ketua Pengprov Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABERSI) Jawa Barat ini, Pak Adik berjanji akan mengantisipasi dengan mengirimkan tambahan makanan.

“Saya bersyukur punya Ketua NPCI kota Bandung yabg cepat tanggap atas laporan kami ini. Terimakasih pak Ketua. Dengan asupan makanan tambahan dari pak Ketua, tim angkat berat Kota Bandung mampu mewujudkan medalinya,” tuturnya.

Hari pertama Kamis (24/11/2022) tim angkat berat kota Bandung sudah merebut 10 medali emas.

“Insya Allah kita masih berpeluang menambahnya. Mohon doanya dari warga Kota Bandung dan khususnya Pemerintah Kota Bandung,” harapnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB