Tak Ada Atlet dan Pelatih, Buat Sasmita Rindu & Cemburu

- Penulis

Rabu, 18 Oktober 2023 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kesempurnaan itu hanya milik Allah. Tuhan pencipta alam sekitarnya. Tapi sebagai manusia biasa, rasanya butuh juga kesempurnaan itu, walau jelas tidak akan sesempurna yang Tuhan miliki.

Itulah harapan Ketua Umum National Paralympik Committe (NPC) Kota Cirebon Sasmita.

Sejak masuk dalam skuad tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Peparnas Jawa Barat, Sasmita hanya sendiri. Tak ada atlet pelatih apalagi offisial lainnya dari Kota Cirebon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua umum NPCI Jawa Barat hanya menunjuk dan mempercayakan dirinya sebagai manejer tim taekwondo.

Cabang olahraga taekwondo adalah cabor baru yang dipertandingkan di Peparnas Sumut-Aceh 2024 mendatang. Pada Peparnas sebelumnya di Papua tahun 2021, taekwondo belum dipertandingkan.

“Cuma saya sendiri Kang yang masuk dalam tim Pelatda Peparnas Jabar. Yang lain gak ada. Baik, atlet, pelatih atau pun offisial dan mekanik. Gak ada,” kata Sasmita yang dihubungi Pj Rabu 18 Oktober 2023.

Kesepian? Jelas. “Bahkan datang rasa rindu ingin supaya ada atlet, pelatih dan offisial lain yang dari Kota Cirebon. Tapi, mungkin Tuhan belum kasih,” bebernya.

Seperti NPC kota dan Kabupaten lainnya yang banyak perwakilannya di Pelatda, bagi Sasmita membuat dirinya cemburu.

Karena hampir semua NPC Kota dan Kabupaten nyaris sempurna dengan adanya atlet, pelatih, offisial serta mekaniknya di gerbong Pelatda Peparnas tahun ini.

“Rindu iya, cemburu juga iya. Tapi gak apa-apa, semua ada masanya. Mudah-mudahan nanti kota Cirebon juga akan diwakili atlet, pelatih atau offisial di Pelatda Peparnas,” harap dia.

Kendati demikian, jika Januari tahun depan kemungkinan dua atlet taekwondo dari kota Cirebon akan segera bergabung masuk Pelatda Peparnas.

“Doain aja Kang. Mudah-mudahan 2 atlet taekwondo kami dipanggil masuk bergabung dengan atlet Pelatda lainnya. Sinyal itu sangat kuat saya dengar. Semoga tidak meleset,” tambahnya gembira.

Manejer taekwondo Pelatda Peparnas Jabar ini menegaskan jika sejak dimulainya Pelatda Agustus lalu, semua berjalan dengan baik.

“Pelatda berjalan baik dan terprogram. Saya sangat merasakan atmosfir Pelatda Peparnas yang berlangsung selama ini sangat adem. Semua cabor dapat menjalankan latihan dengan disiplin,” pungkas Sasmita. Joel

Komentari

Berita Terkait

Analisis Spektrum Frekuensi pada Sistem Telekomunikasi
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Analisis Spektrum Frekuensi pada Sistem Telekomunikasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Ilustrasi analisis spektrum frekuensi. Foti web

FEATURED

Analisis Spektrum Frekuensi pada Sistem Telekomunikasi

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB