Tukang Parkir Ini Sebut Braga Beken Bikin Mata Pencahariannya Hilang

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Meski mendapat banyak dukungan terhadap program Braga Bebas Kendaraan atau kini dikenal dengan Braga Beken, namun ada juga sebagian masyarakat yang merasa keberatan. Pasalnya, selain mata pencahariannya sebagai tukang parkir hilang, warga mengaku susah keluar masuk kendaraan saat hendak pergi maupun pulang.

“Memang ada gang, namun terkendala karena kiri kanan ada motor, jadi mau masuk motor juga susah, takut tergores. Kalau di jembatan susah juga karena ada besi, jadi kami susah mau kerja ataupun mau pulang,” beber Elan, saat ditemui di jalan Braga usai pencanangan Braga Beken, Sabtu (04/05/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang juga berprofesi sebagai ojol ini adalah belum jelasnya jalan Braga mau dibuat seperti apa. Jika hanya dikosongin dari kendaraan, menurutnya tidak ada arti.

“Minimal buat warga harus ada akses jalan keluar masuk, ini harus dipikirkan juga oleh pemerintah. Lalu kedua, kata saya mah lebih bagus kayak dulu, ada kuliner kiri kanan, jadi bagus buat pertumbuhan ekonomi, kalau begini saja buat apa, buat makan saya juga ga ada,” ucapnya.

Namun dia sendiri mengaku mendukung Braga Beken, namun harus diijinkan berjualan misalnya seperti cullinary night.

“Kami mendukung Braga Beken, apalagi kalau diadakan kuliner lebih bagus. Kedua toko toko kelihatan sepi, kan saya juga tukang parkir, nah sekarang sepi, jadi ga ada tamu. Aslinya, yang pejalan banyak, masuk toko, cafe. Memang hanya weekend, tapi kan kasihan juga yang lain seperti tamu hotel juga ga bisa keluar masuk, karena akses masuk jalan Braga cuma satu, trus parkirnya lumayan jauh,” tambahnya.

Meski hanya dua hari Sabtu-Minggu, namun bagi pria yang tinggal di seputar Braga lebih dari 39 tahun ini, merasa kehilangan mata pencaharian.

“Memang cuma dua hari, tapi bagi kita yang punya keluarga juga jadi hilang, dua hari itu bermanfaat. Parkir memang bisa didepan, tapi kan disana juga ada tukang parkir lagi. Ada dari Dishub Kota Bandung menjanjikan saya akan dialih ke kawasan lain, pas ditanya eh orangnya menghilang ga tahu kemana,” katanya bernada kesal.

EVALUASI : Pj Walikota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap Braga Beken. PJ/Mal

Pj Walikota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengatakan, pencanangan Braga Beken ini, akan terus ditinjau termasuk mendengar masukan-masukan dari berbagai lapisan masyarakat.

“Sesuai hasil evaluasi, memang ada beberapa masukan ya, intinya bahwa Braga Beken ini harapan kita menjadi salah satu ikon dari sekian banyak ikon di kota Bandung. Lalu bagaimana konteks pemberdayaan masyarakat sekitar juga bisa dilibatkan tentunya untuk aktivitas ekonomi,” papar Bambang usai rapat evaluasi yang dihadiri Forkopimda, Ketua DPRD, Kepala OPD, PHRI, Akar, Bjb dan tokoh masyarakat setempat.

Karena itu, Braga Beken akan dimeriahkan oleh berbagai kesenian termasuk musik kontemporer, tradisional sunda, dan banyak lagi lainnya.

“Kami akan terus lakukan evalusi, dan tentunya Braga Free Vehicle ini akan memberi dampak pada dunia pariwisata,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB