Bahayakan Lalulintas, Komisi C Minta Proyek Ducting Ditertibkan

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT : Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan Rapat Progress Update dan Rencana Penyelesaian Pembangunan Proyek Ducting di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis 19 Desember 2024. Handoko/Humpro DPRD Kota Bandung.

BANDUNG, PelitaJabar – Komisi C DPRD Kota Bandung meminta proyek ducting rapi dan tidak membahayakan lalu lintas, sebelum akhir tahun. Akibat pengerjaan proyek ducting tersebut, beberapa pengendara terjatuh ke lubang jalan.

“Berkaitan proyek ducting sebelum akhir tahun, sudah rapi dan tidak membahayakan lalu lintas. Ini sesuai dengan arahan Pj. Wali Kota Bandung dan Polrestabes Bandung,” papar Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan S.A.P usai Rapat Progress Update dan Rencana Penyelesaian Pembangunan Proyek Ducting di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis 19 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, banyak masukan dari masyarakat terkait pekerjaan proyek ducting, sehingga menekankan kepada PT. BII dan dinas terkait untuk menyelesaikan dan merapikan sisa proyek aman dilewati.

“Ini menjadi evaluasi pengerjaan proyek ducting yang selama ini banyak masukan dari masyarakat. Sampai akhir tahun ini, harus betul-betul jalan-jalan tersebut bisa dilalui dan tidak mengakibatkan potensi-potensi kecelakaan,” tegasnya.

Komisi C juga mengingatkan agar pengerjaan ducting sesuai dengan SOP, terutama terkait keamanan dan rambu-rambu petunjuk. Mengingat dalam pengerjaannya dinilai masih minim rambu-rambu petunjuk dan peringatan bagi pengendara maupun warga.

“Dari PT BII sudah merespons bagus dan menekankan agar tidak terlalu berpotensi kecelakaan akibat proyek ducting. Untuk yang sudah selesai untuk segera ditutup dan yang belum selesai dipasang rambu-rambu,” katanya.

Hadir Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama S.E., M.M.Inov.; AA Abdul Rozak S.Pd.I, M.Ag.; H. Andri Rusmana S.Pd.I., M.A.P.; Dr. Uung Tanuwidjaja S.E, M.M.; H. Sutaya S.H., M.H.; Iqbal Muhammad Usman S.I.P., S.H.; Nunung Nurasiah S.Pd.; dan Yoel Yosaphat, S.T. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB