Defisit Rp 28 Triliun, Pansus IV Minta BPJS Atasi Terlambatnya Klaim Pelayanan Ke RS

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2019 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PelitaJabar — Ketua Pansus IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk segera mengatasi permasalahan terlambatnya pembayaran klaim pelayanan kesehatan kepada sejumlah rumah sakit, khususnya di Jawa Barat.

“Kami ingin mereka (BPJS Kesehatan) segera mengantisipasi ini, dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut seperti ini” ungkap Daddy usai memimpin kunjungan kerja Pansus IV DPRD Jabar dengan pihak BPJS Kesehatan, di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Senin (30/7/2019).

Dalam siaran persnya yang diterima Rabu (31/7), Daddy menambahkan, terjadinya defisit sebesar 28 triliun yang dialami oleh BPJS Kesehatan, berimbas pada terlambatnya pembayaran klaim pelayanan kesehatan kepada rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, tak sedikit rumah sakit yang menanggung sendiri pembayaran klaim dengan cara meminjam dana dari bank daerah.

“Ini harusnya diantisipasi dengan cepat, sehingga perputaran pelayanan tetap dapat dilakukan di rumah sakit” kata Daddy.

Menurutnya, permasalahan tersebut terjadi di hampir seluruh rumah sakit baik itu milik pemerintah maupun milik swasta.

“Kasihan kawan-kawan, bukan saja rumah sakit pemerintah bahkan rumah sakit swasta pun mengalami permasalahan ini,” pungkasnya.

Dia berharap, dengan hadirnya Perda Penyelenggaraan Kesehatan dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut dan seluruh masayarakat Jawa Barat dapat terlayani oleh BPJS Kesehatan. Mal

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB