Andri : Sudahlah, Anggaran Perjalanan Dinas Itu Seremonial Semata, Stop Saja

- Penulis

Senin, 26 Agustus 2024 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2024-2029, Andri Gunawan dari Fraksi PDIP menyoroti kebijakan anggaran perjalanan dinas yang nilainya hingga ratusan miliar, segera di stop. Disamping hanya seremonial semata, baginya sebaiknya anggaran dialihkan untuk yang lebih penting.

“Kita itu harus mikirin sekarang bagaimana over head cost kita itu rendah, tetapi service cost kita bisa naik. Jadi hal-hal yang bersifat seremonial sudahi-lah,” tegasnya di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Senin 26 Agustus 2024.

Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah intervensi dari pengelola kebijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih dalam menyambut Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus memulai dari tingkat PAUD.

“Saya mau PAUD kita semua memiliki standar pengajaran dan pelayanan, pemerintah harus intervensi. APBD kita itu Rp7,4 triliun, tapi masa harus terus-terusan habis untuk urusan studi banding,” tambah politikus dari Fraksi PDIP.

Tak hanya itu, urusan seremonial seperti peresmian kantor anu-lah, seragam yang sama, Snack dan juga panggung segala macem, berhenti sampai disini. Nah kita mau ngapain,” sentil Andri.

Dia mencontohkan salah satu program yang digagas Dispora Kota Bandung, yakni Cempor. Hanya butuh 1 miliar per tahun, namun banyak manfaat yang dirsakan oleh masyarakat.

“Cempor ini, anak-anak dikumpulin dikasih soft skill, mulai dari fotografi, video segala macem. Cuma Rp1 miliar per tahun. Sementara perjalanan dinas kita anggarkan Rp100 miliar, untuk belanja Mamin (makan minum) overhead cost itu Rp100 miliar lebih,” bebernya merasa heran.

Karena itu, dirinya akan terus mendukung program Cempor.

“Saya sudah melihat upaya ini, kalau bagus kita puji dan dukung, yang jelek kita maki,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB