Foto Bersama : Ketua Umum NPCI Kota Bandung Adik Fachroji saat berfoto bersama dengan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa beberapa waktu lalu. Foto PJ-Joelkarnaian
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BANDUNG, PelitaJabar – Meski uang bukan segala galanya, namun tanpa uang sulit mencapai segalanya.
Bak kata pepatah, jauh panggang dari api. Artinya suatu hal yang mustahil dapat dicapai. Jika tidak didukung anggaran untuk mencapai suatu target.
Ini pula yang tengah menggelayut di tubuh NPCI Kota Bandung.
Ketua Umum NPCI Kota Bandung Adik Fachroji mencoba memutar otak guna mewujudkan impian Pemerintah Kota Bandung agar NPCI Kota Bandung kembali merebut gelar juara umum pada Pekan Paralympik Daerah (Peparda) November mendatang.
Pada Peparda tahun 2014 di Bekasi dan 2018 di Kabupaten Bogor, NPCI Kota Bandung gagal juara umum
Anggaran pendukung untuk mencapai target juara umum tersebut bagi Adik Fachroji yang juga mantan pecatur Nasional ini, seperti masih meraba-raba.
Terlebih belum ada kejelasan besaran dana yang akan dicurahkan Pemerintah Kota Bandung untuk NPCI menghadapi Peparda tersebut sekaligus menuju target juara umum.
Jantung Adik Fachroji semakin berdegup kencang ketika daerah tetangga sudah mendapatkan perbekalan anggaran yang sangat fantastis.
Padahal daerah tersebut selalu menjadi rival kuat selama pesta olahraga prestasi difabel sekali empat tahunan ini.
“L’Saya tegaskan kalau NPCI Kota Bandung siap merebut juara umum pada Peparda November tahun 2022 ini di Kabupaten Bekasi,’ kata Adik kepada PJ Minggu 26 Juni 2022.
Kalimat juara umum selalu dihembuskannya demi menggeloranya semangat atlet.
Komitmen tegas seorang Adik bukan tanpa alasan. Terlebih melihat kesiapan para atlet dan pelatih yang berkomitmen keras untuk membalas kegagalan dua kali Peparda gagal juara umum.
Hanya saja kali ini Adik tak bisa bermain-main. Program yang sudah terkonsep dengan baik untuk menuju Juara Umum membutuhkan anggaran yang cukup ideal. Namun sayang dana tersebut belum muncul. Menunggu dan masih menunggu.
Kondisi seperti ini pastinya membuat para pembina dan pelatih harap harap cemas. Mereka berfikir bagaimana kelangsungan para atletnya untuk menghadapi Peparda.
Untuk masalah ini, Adik Fachroji kembali menjadi “penenang”.
Sebagai orang nomor satu di NPCI Kota Bandung, jelas Adik bertanggungjawab membuat kondisi nyaman.
‘Saya tidak mau para atlet harus tahu hal ini. Saya perintahkan para pelatih tetap menjalankan program latihannya, tetap semangat,’ tegasnya.
Adik berharap kondisi anggaran buat NPCI dapat segera diketahui, teemasuk nilainya.
‘Saya berharap “badai cepat berlalu”. Sehingga konsentrasi menjelang Peparda semakin bergairah. Saya menginginkan bantuan yang diberikan pemerintah sesuai harapan. Saya yakin Walikota Bandung Pak Yana pasti akan memberikan perhatian dan dukungannya. Apalagi NPCI membawa nama.baik Kota Bandung,’ tambahnya.
Soal kesiapan, kontingen Peparda Kota Bandung menurut Adik tidak perlu diragukan.
‘Tim Peparda sudah terbentuk. Bahkan dalam waktu dekat ini siap Pengukuhan Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab) oleh Pak Walikota,”kata Adik.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan para atlet terbaik Kota Bandung, maka Adik pun melakukan penandatanganan Fakta Integritas.
‘Semua atlet terbaik Kota Bandung kita ikat dengan fakta integritas. Jadi tak ada yang bisa mengambil atlet kota Bandung,’ pungkasnya. Joel