Anggaran Program Puspa Rp80 Miliar

- Penulis

Selasa, 16 Maret 2021 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Pemda Provinsi Jabar mengucurkan Rp80 miliar untuk 100 puskesmas selama 6 bulan dalam program Puspa (Puskesmas Terpadu Juara).

“Kami membelanjakan Rp80 miliar selama 6 bulan ini kepada 100 puskesmas,” jelas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melepas 500 tenaga kesehatan (Nakes) Puspa secara virtual dari Gedung Sate Bandung, Selasa (16/3/2021).

Program Puspa yang telah dilaunching di Puskesmas Cikarang, Bekasi 1 Februari 2021 lalu, menjadikan Puskesmas sebagai pusat pencarian dan penelusuran, pemantauan dan penanganan kasus COVID-19, pusat informasi dan data berkualitas, serta penggerak kolaborasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengirim 500 komando pasukan khusus yang akan ditempatkan di puskesmas terpilih yang memiliki perjuangan berat dalam penanganan COVID-19,” kata Kang Emil, sapaan akrab Gubernur.

Ke-500 orang ini dikirim ke-12 daerah di Jabar yang memiliki kasus aktif COVID-19 cukup signifikan, yakni Kota Bekasi, Depok, Bandung, Cimahi dan Bogor. Lalu Kabupaten Bekasi, Bogor, Karawang, Bandung, Tasikmalaya, Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat. Total Puskesmas terpilih di 12 daerah tersebut sebanyak 100 puskesmas, dengan masing-masingnya diisi lima orang tenaga baru ini.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jabar menyeleksi 6.900 orang yang kemudian terpilih 500 orang terbaik. Mereka dilatih selama 3 minggu untuk berjuang di puskesmas selama enam bulan ke depan.

“Kami menyeleksi 6.900 anak muda kami seleksi jadi 500 yang terbaik, mereka dilatih selama 3 minggu untuk berjuang diujung Puskesmas,” ujar Kang Emil.

Tugas Nakes Puspa mengidentifikasi secara terukur COVID-19, di daerah yang sulit, memastikan pelayanan puskesmas tidak terganggu oleh COVID-19 dan surveilans untuk dasar 3T (testing, tracing, treatment). Rls

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB