BANDUNG, PelitaJabar — Enam hari penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis 2019, yang dimulai 24 – 29 Juni, atlet-atlet Bukutangkis asal Jawa Barat tidak dapat berbuat banyak. Mereka dipermalukan para atlet dari Jakarta, Kudus dan Jepang.
Klub Jaya Raya Jakarta berhasil membawa pulang 4 medali emas dari 10 partai final yang dimainkanya. Berikutnya ada klub Exist Badminton Club empat medali emas, menyusul PB Djarum Kudus dengan tiga medali emas dan Jepang dua medali emas.
Beberapa medali emas lainnya dari 19 medali yang dimainkan direbut beberapa atlet Pelatnas dan klub-klub bulutangkis lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara klub dari Bandung seperti Mutiara dan SGS PLN tak satu pun membawa medali emas.
“Ini akan menjadi bahan evaluasi kami. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang berharga bagi atlet-atlet Jawa Barat,” kata Umar Djaidi, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Barat ini, meyakini ada beberapa hal bersifat tehnis yang harus dibenahi.
“Insya Allah kita akan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pembenahan tehnis para atlet Jawa Barat ini,” kata Umar.
Sementara itu Ketua Panitia pelaksana Sirnas Gianto Hartono, SE menyatakan rasa puasnya terhadap terselenggaranya kejuaraan ini dengan sukses.
“Berjalan sukses. Dari segi pertandingan mau pun penonton yang antusias,” kata Gianto.
Dirinya meyakini jika Jawa Barat kembali dipercaya menjadi tuan rumah Sirnas khususnya di Bandung, pelaksanaanya akan lebih meriah. Joel