BBGRM Manfaatkan Teknologi Untuk Kesejahteraan Masyarakat

- Penulis

Senin, 7 Mei 2018 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar–Kota Bandung kembali menggelar Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM). Tahun ini, BBGRM mendorong pemanfaatan teknologi untuk mensejahterakan masyarakat Kota Bandung.

Salah satunya, pemanfaatan aplikasi e-Posyandu. Posyandu yang telah memanfaatkannya yaitu Posyandu Wijayakusumah Kecamatan Coblong. Melalui aplikasi ini bisa memantau kualitas gizi bayi dan balita. Program ini merupakan portal database kesehatan bayi dan balita se-Kota Bandung yang terkoneksi ke Dinas Kesehatan.

“Tahun ini tema BBGRM yaitu wujudkan Bandung sebagai masyarakat gotong-royong serta semangat kolaborasi dan Inovasi,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung, Dedi Sopandi pada pencanangan BBGRM tingkat Kota Bandung tahun 2018, di Balai Kota Bandung, Sabtu (5/5/2018).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi, salah satu tujuan BBGRM meningkatkan motivasi masyarakat dalam hal teknologi untuk percepatan dan menyukseskan pembangunan Kota Bandung.

“Untuk meningkatkan peran aktif masyarakat agar lebih mempererat kekeluargaan dan gotong-royong dalam pembangunan. Sehingga kita dapat mencapai sasaran yaitu meningkatkan kemitraan masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin menjelaskan, strategi pemanfaatan teknologi tepat guna, merupakan ciri penguatan kewilayahan.

“Potensi ini harus dikembangkan, lingkungan dan teknologi bersatu untuk masa depan yang lebih baik,” katanya.

BBGRM harus mampu menumbuhkembangkan kerjasama dalam berbagai kegiatan. Namun ia mengakui, tidak mudah untuk melestarikan dan mempertahankan semangat gotong-royong di tengah kehidupan yang semakin individualis. Bahkan saat ini, cenderung menonjolkan kebersaingan daripada kebersamaan.

“Kita semua harus berupaya melestarikan semangat gotong-royong agar pembangunan berjalan lancar,” tegasnya.

Dirinya berharap tak hanya slogan, namun harus memaknai dengan tindakan yang nyata dalam masyarakat. Mal

Komentari

Berita Terkait

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Turun ke Desa Nagrak, Wihaji Sebut Mungkin Orang Tahu, Tapi Kalau Rasa Beda
Presiden Prabowo Prioritaskan BBM dan Listrik Untuk Banjir Sumatera
Ajak Warga KAMABA Galang Donasi Bantu Banjir Aceh
Kota Bandung Berpotensi Angin dan Petir, BMKG Sarankan Ini
HSN 2025, Menteri PPPA Serahkan Sejumlah Bantuan ke P3SB
HJKB 215, Puluhan Kendaraan Hias Terangi Kota Bandung
Malaysia Hingga India Hadiri Pembukaan Asia Africa Festival 2025

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:34 WIB

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:16 WIB

Turun ke Desa Nagrak, Wihaji Sebut Mungkin Orang Tahu, Tapi Kalau Rasa Beda

Senin, 1 Desember 2025 - 18:11 WIB

Presiden Prabowo Prioritaskan BBM dan Listrik Untuk Banjir Sumatera

Senin, 1 Desember 2025 - 17:32 WIB

Ajak Warga KAMABA Galang Donasi Bantu Banjir Aceh

Kamis, 6 November 2025 - 20:33 WIB

Kota Bandung Berpotensi Angin dan Petir, BMKG Sarankan Ini

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB