Belajar Soal Sampah, Shah Alam Kunjungi Kota Bandung

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belajar pengelolaan Sampah, Kota Shah Alam Malaysia Kunjungi Bandung. PJ/Dok

Belajar pengelolaan Sampah, Kota Shah Alam Malaysia Kunjungi Bandung. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Ingin mengetahui lebih dalam tentang pengelolaan sampah, Kota Bandaraya Shah Alam, Malaysia kunjungi Kota Bandung.

“Kita akan coba belajar dan menerapkan sistem terbaik dari Kota Bandung. Konsep pengelolaan mandiri ini sangat baik, dan kami akan kunjungi KBS (Kawasan Bebas Sampah)yang direkomendasikan,” beber Wali Kota Bandaraya Shah Alam, Dato’ Haji Mohd Fauzi Bin Haji Mohd Yatim di Balai Kota Bandung, Rabu 6 Agustus 2025.

Shah Alam akan mencoba menerapkan pendekatan yang sama dengan mengandalkan peran aktif komunitas warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebersihan itu yang utama. Konsep daur ulang di Kota Bandung ini luar biasa,” katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, memperkenalkan berbagai program unggulan seperti Kawasan Bebas Sampah (KBS) dan Buruan SAE yang telah dijalankan di berbagai wilayah kota.

“Pengelolaan sampah diupayakan menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat,” kata Erwin.

Salah satu contoh nyata adalah KBS Jasmine Integrated Farming di RW 19 Kelurahan Antapani Tengah.

“Sampah teratasi, ketahanan pangan wilayah baik, dan warga juga mendapatkan keuntungan dari pengelolaan sampah,” tutur Erwin.

Kawasan ini menjadi contoh, sampah langsung diselesaikan sehingga tidak membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti atau TPAS Legoknangka.

“Target kami di tahun 2026 ada 700 KBS di level RW. Kalau sampah selesai di tingkat RW, kota Bandung bisa mandiri tanpa harus memiliki TPA sendiri,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB