Dudi Supriadi Desak Pemkab Garut Sediakan Sarpras di RSUD

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Hello Sehat

foto : Hello Sehat

GARUT, PelitaJabar – Angin segar pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut mulai berhembus kencang. Pembangunan gedung baru RSUD dr. Slamet Garut akhirnya rampung dan resmi beroperasi.

Bangunan megah yang berdiri di jantung kota ini menjadi simbol kemajuan serta bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor kesehatan masyarakat.

Gedung baru tersebut bukan hanya memperluas kapasitas, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan kenyamanan lebih baik bagi pasien maupun tenaga medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik kemegahannya, masih tersisa pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan, pembenahan dan penambahan sarana serta prasarana (Sarpras) yang hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi.

Pembenahan menyeluruh pada peralatan medis, ruang perawatan, dan fasilitas penunjang harus menjadi prioritas utama.

“Gedung baru tanpa tempat tidur pasien dan peralatan medis lengkap hanya akan menghasilkan pelayanan yang stagnan, bahkan kontraproduktif,” ujar Dudi Supriadi, pemerhati kebijakan publik asal Garut kepada PJ Rabu 12 November 2025.

Ia menegaskan, pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan harus menyentuh aspek fungsional yang langsung dirasakan masyarakat.

Fakta di lapangan menunjukkan, sebagian gedung baru RSUD dr. Slamet belum sepenuhnya difungsikan.

Kekurangan peralatan dan fasilitas membuat sebagian ruang hanya menjadi “pajangan beton”. Padahal, jika segera dioptimalkan, bangunan tersebut dapat meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mempercepat penanganan pasien.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, yang menegaskan pentingnya ketersediaan layanan dan kelengkapan fasilitas sebagai syarat standar mutu.

Pemanfaatan gedung baru secara optimal bukan hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi juga demi mewujudkan akses kesehatan yang adil dan merata bagi masyarakat Garut.

Lebih dari sekadar pelayanan publik, RSUD dr. Slamet Garut juga berpotensi menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan layanan prima dan fasilitas modern, rumah sakit ini dapat menarik pasien dari luar daerah, memperkuat posisi Garut sebagai pusat layanan kesehatan regional, dan sekaligus mendukung Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Garut menuju “Garut Hebat”.

Namun, untuk mencapai hal itu, komitmen pemerintah daerah harus lebih dari sekadar seremonial.

Dukungan anggaran yang cepat, transparan, dan tepat sasaran sangat dibutuhkan agar fasilitas penunjang segera lengkap dan siap digunakan.

Pada akhirnya, gedung baru hanyalah cangkang. Jiwa dari pelayanan kesehatan sesungguhnya terletak pada kelengkapan, kesiapan, dan profesionalisme di dalamnya.

“Tanpa itu, pelayanan kesehatan Garut hanya akan berhenti pada simbol kemajuan, bukan substansi perubahan,” ucap Dudi.

Kini, bola panas ada di tangan Pemerintah Kabupaten Garut.

Masyarakat menanti bukan hanya janji, tetapi realisasi nyata dari pelayanan kesehatan yang mandiri, maksimal, dan berkeadilan—agar tidak ada lagi warga yang harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mencari kesembuhan. Jang

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB