BANDUNG, PelitaJabar – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) segera dimulai. Inilah perang yang sesungguhnya bagi para atlet dari 34 provinsi di Papua.
Tanah Papua akan dibanjiri gelora sportifitas dari seluruh pahlawan olahraga di Indonesia.
“Betul. Tinggal menghitung hari. Tidak terasa di akhir bulan Agustus nanti sudah ada tim kita yang lebih awal berangkat ke Papua,” ungkap Sekretaris Umum KONI Jawa Barat Gianto Hartono, SE kepada PJ Selasa (27/7/2021).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menyebutkan memantapkan misi “Jabar Juara Lahir Batin” pada PON 2021 Papua efektif waktu yang kurang dari 2 bulan, — hingga gelaran multi event Nasional 2-15 Oktober 2021 Papua berlangsung.
“Tidak ada lagi istilah main-main. Kita semua harus konsen dan fokus pada misi di PON yaitu mewujudkan keinginan masyarakat dan Pak Gubernur Jawa Barat mempertahankan Juara Umum. Mantapkan tekad dan jauhkan intrik intrik yang tidak penting dan tidak bermanfaat,” ajak Gianto.
Ketua Umum Forki Jabar ini mengajak semua pihak ikut berperan khususnya dijajaran induk dan top organisasi olahraga serta stake holder lainnya.
“Maaf, jangan salah mengartikan jika saya mengatakan jangan lakukan intrik intrik yang tidak penting. Gak usah Baper (Bawa Persaan). Tanamkanlah slogan saya Jawa Barat Berbuat Untuk Jawa Barat dan Demi Harga Diri Jawa Barat”. Itu saja. Prestasi di PON Papua adalah segala-galanya,” paparnya sambil tersenyum.
Dirinya yakin jika setiap komponen dicabor, mulai ketua dan yang lainya pasti memiliki kekuatan dalam berbagai aspek.
“Mari support atlet dalam suasana pandemi covid-19 ini. Semua harus taktis dan praktis. Bangun kebersamaan dan bukan lagi perpecahan,” ujarnya.
Dari data yang ada, sekitar 6.400 lebih atlet dari 34 provinsi di Indonesia saat PON di Papua. Estimasi kontingen Jabar sendiri berkisar 1.200 orang.
“Belum ada kepastian dalam jumlah. Yang terpenting sekarang bagaimana kita mampu mendorong terhadap atlet, pelatih, mekanik, offisial atau organ terpenting supaya bekerja maksimal di PON Papua. Jadi bukan menjadi tim (maaf) penggembira,”tegas Gianto.
PB PON sendiri sudah melemparkan kuota dari 4 tempat pelaksanaan PON di Papua.
Kota Jayapura 15 cabor, 3.177 atlet, 1.583 ofisial dan 3.308 Panpel. Kabupaten Jayapura terdapat 14 cabor, 2.422 atlet, 1.125 ofisial dan 3.079 Panpel. Mimika 9 cabor, 826 atlet, 453 ofisial dan 1.195 Panpel. Meraoke 6 cabor, 1.800 atlet, 900 ofisial dan 2.029 Panpel. Joel