Gianto, Mantapkan Tekad Untuk PON, Buang Segala Intrik

- Penulis

Rabu, 28 Juli 2021 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) segera dimulai. Inilah perang yang sesungguhnya bagi para atlet dari 34 provinsi di Papua.

Tanah Papua akan dibanjiri gelora sportifitas dari seluruh pahlawan olahraga di Indonesia.

“Betul. Tinggal menghitung hari. Tidak terasa di akhir bulan Agustus nanti sudah ada tim kita yang lebih awal berangkat ke Papua,” ungkap Sekretaris Umum KONI Jawa Barat Gianto Hartono, SE kepada PJ Selasa (27/7/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan memantapkan misi “Jabar Juara Lahir Batin” pada PON 2021 Papua efektif waktu yang kurang dari 2 bulan, —  hingga gelaran multi event Nasional 2-15 Oktober 2021 Papua berlangsung.

“Tidak ada lagi istilah main-main. Kita semua harus konsen dan fokus pada misi di PON yaitu mewujudkan keinginan masyarakat dan Pak Gubernur Jawa Barat mempertahankan Juara Umum. Mantapkan tekad dan jauhkan intrik intrik yang tidak penting dan tidak bermanfaat,” ajak Gianto.

Ketua  Umum Forki Jabar ini  mengajak semua pihak ikut berperan khususnya dijajaran induk dan top organisasi olahraga serta stake holder lainnya.

“Maaf, jangan salah mengartikan jika saya mengatakan jangan lakukan intrik intrik yang tidak penting. Gak usah Baper (Bawa Persaan). Tanamkanlah slogan saya Jawa Barat Berbuat Untuk Jawa Barat  dan Demi Harga Diri Jawa Barat”. Itu saja. Prestasi di PON Papua adalah segala-galanya,” paparnya sambil tersenyum.

Dirinya yakin jika setiap komponen dicabor, mulai ketua dan yang lainya pasti memiliki kekuatan dalam berbagai aspek.

“Mari support atlet dalam suasana pandemi covid-19  ini. Semua harus taktis dan praktis.  Bangun kebersamaan  dan bukan lagi perpecahan,” ujarnya.

Dari data yang ada, sekitar 6.400 lebih atlet dari 34 provinsi di Indonesia saat PON di Papua. Estimasi kontingen  Jabar sendiri berkisar 1.200 orang.

“Belum ada kepastian dalam jumlah. Yang terpenting sekarang bagaimana kita mampu  mendorong terhadap atlet, pelatih, mekanik, offisial atau organ terpenting supaya bekerja maksimal di PON Papua. Jadi bukan menjadi tim (maaf) penggembira,”tegas Gianto.

PB PON  sendiri sudah melemparkan kuota dari 4 tempat pelaksanaan PON di  Papua.

Kota Jayapura 15 cabor, 3.177 atlet, 1.583 ofisial dan 3.308 Panpel. Kabupaten Jayapura terdapat 14 cabor, 2.422 atlet, 1.125 ofisial dan 3.079 Panpel. Mimika 9 cabor, 826 atlet, 453 ofisial dan 1.195 Panpel. Meraoke 6 cabor, 1.800 atlet, 900 ofisial dan 2.029 Panpel. Joel

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB