Kelelahan, Wartawan Peliput Peparda Jatuh Sakit

- Penulis

Senin, 28 November 2022 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, PelitaJabar – Dipaksakan bekerja karena memiliki tanggungjawab memberikan informasi yang up-to date kepada masyarakat akhirnya membuat para awak media “tumbang” juga.

Ini dialami hampir semua awak media yang meliput ke Kabupaten Bekasi guna meng-cover pemberitaan di gelaran Pekan Paralympik VI tahun 2022 Jawa Barat.

Berangkat pagi jam 07.00 WIB ke venue untuk meliput berbagai hasil dan kejadian dalam setiap event, pulangnya bisa jam 17.00 hingga pukul 21.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Waktu lebih banyak dihabiskan di lapangan untuk meliput 12 cabang olahraga yang tengah bertanding, guna menghimpun data, mengolah lalu disajikan untuk para pembaca.

Adalah Hermanto dari media Bandung TV hingga kemarin Minggu (27/11/2022) masih lemah tak berdaya karena sakit.

Flu dan pilek, batuk, nyeri badan bahkan pusing menghampiri tubuh wartawan yang tadinya sehat sehat saja.

Tampaknya kerja keras dan tak kenal lelah, membuat si wartawan melemah hingga akhirnya jatuh sakit juga.

Diperparah cuaca yang kurang bersahabat di Kabupaten Bekasi, terkadang panas dan kerap hujan, membuat imun tubuh tak bisa mengendalikan virus yang masuk ke tubuh.

“Waduh luar biasa Peparda ini. Saya sampai sakit begini. Cuaca kali ya Kang. Sehingga saya sakit begini. Mungkin juga imun tubuh saya yang mulai melemah. Sehingga gampang diserang penyakit,” kata Manto begitu wartawan muda ini akrab dipanggil kepada Pj Minggu malam 27 November 2022.

Manto mengalami kelelahan dan sudah mendapat bantuan obat dari tim medis NPCI Kota Bandung.

“Lumayanlah Kang. Tapi belum fit seratus persen. Flu masih ada dikit lagi dan kepala masih kurang enak nih,” katanya.

Di lapangan terkadang dirinya tidak hanya meliput berita, namun juga banyak menerima keluhan kekecewaan para atlet dan offisial daerah terhadap penyelenggaraan Peparda ini.

“Sebagai wartawan saya hanya memberikan saran positif. Artinya jika peserta Peparda merasa kecewa dan dirugikan, baiknya tempuh prosedur yaitu melakukan protes,”ucap Manto.

Baiklah kalau begitu, semoga cepat sembuh pahlawan informasi, salam sehat selalu. Joel

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB