Peduli Covid-19, Grand Serela Setiabudi Lakukan Ini

- Penulis

Senin, 23 Maret 2020 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sebagai bentuk kepedulian, Kagum Group mendonasikan Hotel Grand Serela Setiabudi dijadikan RS rujukan Covid – 19 khusus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Pendonasian tersebut merupakan komitmen KAGUM Group dan KAGUM Hotels untuk selalu memberikan kembali atau Give Back kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya warga Bandung yang mendukung perusahaan kami,” Ungkap Business Development Director Kagum Group Rena Husada saat Press Conference, Senin, (23/03/2020), di Hotel Grand Serela Setiabudi jalan Hegarmanah Bandung.

Melalui Duo Srikandi KAGUM Group Rena Husada (31 th), dan Resti Husada (30 th), pihaknya terpanggil berbuat sesuatu terkait wabah virus Corona atau COVID-19.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini salah satu upaya penanganan, apabila terjadi situasi di mana Rumah Sakit rujukan di Bandung Jawa Barat tidak dapat menampung pasien Covid -19,” tambahnya.

Bahkan telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Jumat 20 Maret 2020 dan direspon positif.

“Pada Minggu, 22 Maret 2020 hotel Grand Serela Setiabudi telah disurvei oleh Dinkes Jawa Barat, dan hasilnya 98,8 persen memenuhi syarat kesehatan lingkungan hotel,” ucap Rena.

Untuk itu, selama dijadikan tempat perawatan COVID-19, hotel Grand Serela tidak menerima tamu.

“Staf dan karyawan tidak diliburkan namun disalurkan ke hotel KAGUM lainnya, kecuali karyawan building management tetap masuk seperti biasa, sebab jika ada terjadi sesuatu dengan network building system dapat diatasi,” ujarnya.

Disinggung kapan dimulainya operasional RS Rujukan Covid-19, tergantung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Senada, Creative Director KAGUM Group Resti Husada mengatakan, guna mencegah penyebaran COVID-19, KAGUM Hotels mewajibkan seluruh tamu dan karyawan mencuci tangan dengan sanitizer, mengukur suhu tubuh, dan menggunakan masker.

“Kami berharap semua pihak dapat mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung di mana masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan aman dan sehat, sampai situasi dapat kembali terjaga dan terkontrol serta wabah COVID-19 yang menjadi pandemi ini segera berlalu,” Pungkasnya.

Hadir Development Project Director KAGUM Group Renaldi Husada, Presiden Director KAGUM Hotels Yundi, dan Operational Director KAGUM Hotels Nandang. Rls

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB