Tim Menembak Pelatda Peparnas Terkendala Aksessibilitas

- Penulis

Kamis, 21 September 2023 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sama seperti cabang olahraha (Cabor) lain yang mempersiapkan para atletnya menghadapi Pekan Paralympik Nasional (Peparnas), cabor menembak dibawah komando Mayor. TNI. Yayat Dedi Hermawan,  melakukan hal yang sama.

Kang Yayat begitu manejer menembak tim Peparnas Jabar ini akrab dipanggil, mengatakan, cabor menembak harus bergerak cepat.

“Menembak sebagai salah satu cabor yang baru dipertandingkan di Peparnas Papua 2021, masih dalam tahap pengembangan. Kendati peralatan masih terbatas, tapi atlet dapat berlatih dengan baik. 8 atlet saat ini berlatih sampai di bulan kedua menunjukkan hasil memuaskan,” kata Kang Yayat kepada PJ Kamis 21 September 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, dari tehnik, fisik dan mental atlet sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Karena menajalani latihan secara berkesinambungan dan disiplin.

“Dari ketiga sisi tersebut tidak ada yang perlu dirisaukan. Insha Allah aman. Bahkan sisi psikologis pun kita berikan sentuhan karena hal tersebut sangat berpengaruh kepada atlet khususnya saat bertanding. Si atlet tidak boleh memiliki beban psikologis, harus lapang dada, terbuka dan easy going,” papar Kang Yayat.

Disebabkan alokasi terbatas sehingga jumlah atlet yang ada baru 8 orang. Sedangkan untuk tim yang full, seharusnya minimal ada 24 orang atlet.

Berikut nama-nama atlet yang tengah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Peparnas XVII 2024 Jabar, M. Hilman, Rustandi, Sunjaya, Khaerul Umam, Putri dan Ika turun di nomor air rifle match serta Ira dan Waidi yang main di nomor air pistol.

“Dengan jumlah atlet yang ada pada tim Jabar, tentunyan belum memadai untuk mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan yaitu 15 nomor,” ucapnya seraya menyebutkan atlet menembak Jabar di tukangi dua pelatih I Ketut Wahyu dan Sutadi.

Disinggung kendala, Kang Yayat menjelaskan aksessibilitas menjadi kendala selama latihan.

“Kami menghadapi kendala yang sangat berarti saat ini. Khusunya soal aksesibilitas di venue tempat latihan. Karena venue cabor menembak di lantai 2 dan tidak terdapat lift. Sehingga sangat merepotkan bagi atlet disabilitas,” cerita Kang Yayat.

Terutama katanya khusus atlet yang menggunakan kursi roda. Sehingga atlet harus digendong ke lantai 2.

Bahkan pada tahun 2021 ada atlet yang harus diangkat dengan kursi rodanya ke lantai 2.

“Itu dilaksanakan pada saat naik pagi hari dan saat turun di sore hari. Harapan kami venue yang ada bisa diperbaiki menjadi ramah disabilitas. Artinya akses buat atlet Peparnas harus ada,” harapnya.

Dia menyampaikan terimakasih atas dukungan NPCI Jawa Barat.

“Dukungan NPCI Jabar di Pelatda cukup memadai. Mulai peralatan latihan, air minum, suplemen. Bahkan akomodasi yg sangat sangat 2 nyaman yaitu di hotel bintang 3,” tutupnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB