KAB. BANDUNG BARAT, PelitaJabar — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghimbau wisatawan dan masyarakat tidak perlu khawatir soal kondisi gunung Tangkuban Perahu.
Meskipun aman, Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu belum bisa dibuka untuk umum. Pasalnya, masih perlu dilakukan pembenahan sarana dan prasarana, seperti proses pembersihan abu sisa erupsi.
“Kondisi (Gunung Tangkuban Parahu) hari ini sudah normal dan saya kira kalau melihat laporan kewaspadaan harus tetap dijaga,” ungkap Emil, sapaan Gubernur Jabar saat meninjau kondisi terkini Gunung Tangkuban Parahu di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (29/7) melalui siaran pers Rabu (30/7).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengimbau masyarakat tak perlu khawatir untuk berkunjung ke Gunung Tangkuban Parahu. Pihaknya segera berkoordinasi untuk menentukan kapan Gunung Tangkuban Parahu dibuka untuk umum.
“Intinya wisatawan jangan khawatir, silakan datang. Pariwisata Jawa Barat aman terkendali, selalu kita koordinasikan kewaspadaan juga,” ujar Emil lagi.
Adapun, Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada Jumat sore (27/7/19). Namun, erupsi bersifat lokal. Berdasarkan laporan, erupsi pekan kemarin sesuai dengan pola erupsi yang pernah terjadi sebelumnya pada 2013.
“Itu bukan erupsi magma, tapi erupsi uap air atau freatik. Erupsi ini sifatnya lokal, jadi tidak menyebar karena hanya uap di atasnya dan menyusutnya juga cepat. Makanya ketika terrjadi erupsi kemarin tidak terlalu lama sudah normal lagi,” tutur Emil.
Terkait prosedur evakuasi, Emil meminta SOP diperbaiki, seperti posisi parkir mobil yang harus menghadap ke jalan. Jumlah mobil yang bisa parkir juga disesuaikan dengan lahan parkir yang tersedia. Mal