Wisatawan Tak Perlu Khawatir Soal Kondisi Gunung Tangkuban Parahu

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2019 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG BARAT, PelitaJabar — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghimbau wisatawan dan masyarakat tidak perlu khawatir soal kondisi gunung Tangkuban Perahu.

Meskipun aman, Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu belum bisa dibuka untuk umum. Pasalnya, masih perlu dilakukan pembenahan sarana dan prasarana, seperti proses pembersihan abu sisa erupsi.

“Kondisi (Gunung Tangkuban Parahu) hari ini sudah normal dan saya kira kalau melihat laporan kewaspadaan harus tetap dijaga,” ungkap Emil, sapaan Gubernur Jabar saat meninjau kondisi terkini Gunung Tangkuban Parahu di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (29/7) melalui siaran pers Rabu (30/7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengimbau masyarakat tak perlu khawatir untuk berkunjung ke Gunung Tangkuban Parahu. Pihaknya segera berkoordinasi untuk menentukan kapan Gunung Tangkuban Parahu dibuka untuk umum.

“Intinya wisatawan jangan khawatir, silakan datang. Pariwisata Jawa Barat aman terkendali, selalu kita koordinasikan kewaspadaan juga,” ujar Emil lagi.

Adapun, Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada Jumat sore (27/7/19). Namun, erupsi bersifat lokal. Berdasarkan laporan, erupsi pekan kemarin sesuai dengan pola erupsi yang pernah terjadi sebelumnya pada 2013.

“Itu bukan erupsi magma, tapi erupsi uap air atau freatik. Erupsi ini sifatnya lokal, jadi tidak menyebar karena hanya uap di atasnya dan menyusutnya juga cepat. Makanya ketika terrjadi erupsi kemarin tidak terlalu lama sudah normal lagi,” tutur Emil.

Terkait prosedur evakuasi, Emil meminta SOP diperbaiki, seperti posisi parkir mobil yang harus menghadap ke jalan. Jumlah mobil yang bisa parkir juga disesuaikan dengan lahan parkir yang tersedia. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB