Walikota Ingin Pembukaan dan Penutupan Porprov 2022 di Tasikmalaya

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2019 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Berbagai persiapan terus di kebut agar hajat multi event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV 2022 berjalan sesuai rencana.

Termasuk Rapat Kordinasi Pendampingan Persiapan Tuan Rumah PORPROV XIV Tahun 2022 yang digelar Senin kemarin antara KONI Jabar dan Kota Tasikmalaya selaku salah satu tuan rumah pelaksana Porprov di pendopo kota Tasikmalaya.

Walikota Tasik Budi Budiman mengatakan, rapat koordinasi ini erat kaitannya mengenai venue masing-masing daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sukses berkaitan dengan perencanaan yg baik dan matang. Dan tentunya administrasi yang rapi pula. Terimakasih kepercayaan yang diberikan KONI Jabar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Supaya kota Tasik menjadi tempat pembukaan dan penutupan Porprov,” harap Budi.

Dikatakan, soal kemacetan biasa. Namun tentunya ada rekayasa lalulintas.

“Teu macet teu rame. Yang penting bimbingan teknis soal venue tetap kami harapkan dari KONI Jabar. Tentu ada standarnya sehingga ke depannya tidak mubazir apa yang kita persiapkan,” ujar Budi.

Walikota Tasik ini berharap pembukaan digelar di kota tasik. Tapi biasanya untuk penutupan itu setelah sepakbola. Jadi mudah-mudahan Stadion Dadaha nanti bisa digunakan sehingga penutupan bisa di kota Tasik juga,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin didampingi Wakil Ketua I Budiana, Wakil Ketua III Driyono, Sekretaris I Dede Iman, Kabid Urusan Luar Negeri Prof. Rusli Lutan dan Bidang IV Nandang Roekanda mengatakan, tujuan perluasan Porprov menjadi tiga daerah tuan rumah adalah untuk menyebar sampai ke akar-akar masyarakat.

“Jadi olahraga bukan hanya di tentukan dari kalah dan menang. Melainkan masyarakat bisa berolahraga juga
Jadi masyarakat bisa berolahraga dan menjadi pribadi yang bisa di terapkan di masyarakat. Sehingga menjadi pribadi yang baik,” kata Ahmad.

Bagi KONI Jabar sendiri, dengan dibaginya pelaksana Porprov menjadi tiga daerah bertujuan untuk pengembangan pembangunan sarana dan prasarana olahraga.

“Sehingga bisa menghidupkan sub sub yang lain. Pemerataan pembangunan sarana olahraga di semua daerah di wilayah Jawa Barat. Itulah tujuan yang sesungguhnya,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”
Buka Raker KONI Kota Bandung, Farhan Tegaskan Fokus Tiga Cabor Ini
Pengadaan Tanah Sekolah Rakyat Harus Dikawal DPRD Garut
Ikuti Event Lari BCR 2025 di Balai Kota, Simak Jadwalnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:34 WIB

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Senin, 5 Januari 2026 - 17:14 WIB

Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:23 WIB

Buka Raker KONI Kota Bandung, Farhan Tegaskan Fokus Tiga Cabor Ini

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB